Geger! Penemuan Mayat di Puncak Gunung Ciremai AKADEMI SLOT GACOR

Kuningan, Jawa Barat — Suasana sejuk dan tenang di kawasan puncak Gunung Ciremai mendadak berubah pilu pada Rabu (29/10/2025). Petugas Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) menemukan sesosok jasad dalam kondisi mengenaskan di sekitar kawasan kawah Gunung tertinggi di Jawa Barat tersebut.

Penemuan tersebut pertama kali diketahui saat petugas melakukan patroli rutin di jalur pendakian. Mereka mencium bau tak sedap yang akhirnya mengarah ke semak belukar tak jauh dari kawah.

“Informasi adanya mayat benar, ditemukan di sekitar kawasan kawah. Namun kondisinya sangat memprihatinkan karena sudah mengeluarkan belatung,” ungkap Adi, petugas BTNGC Kuningan, seperti dikutip dari Koranmandala.com, Rabu (29/10/2025).

Petugas BTNGC langsung berkoordinasi dengan Polres Kuningan dan BPBD Kabupaten Kuningan untuk proses evakuasi. Cuaca ekstrem di kawasan puncak sempat menjadi kendala besar, kabut tebal, angin kencang, dan jalur yang licin membuat proses penurunan jenazah berjalan lambat.

Namun berkat kerja sama tim gabungan, jenazah akhirnya berhasil dievakuasi dan tiba di Pos Linggarjati pada Jumat malam (31/10/2025) sekitar pukul 23.00 WIB.

Kapolres Kuningan, AKBP Muhamad Ali Akbar, yang turun langsung ke lapangan, mengonfirmasi keberhasilan evakuasi tersebut.

“Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, baik dari TNI/Polri, BPBD, AKAR, maupun relawan pendaki. Kondisi medan sangat berat dan cuaca tidak bersahabat,” ujar Kapolres.

Identitas Terungkap, Sosok Urip Masurip, Pendaki yang Hilang Sejak Awal Oktober

Beberapa hari setelah evakuasi, hasil pemeriksaan polisi bersama keterangan keluarga akhirnya mengungkap identitas korban.

Jasad tersebut adalah Urip Masurip (41), warga Dusun 1 Citelang, Desa Sangkanmulya, Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan.

Urip diketahui telah dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak 7 Oktober 2025, setelah tak kunjung pulang ke rumah selama hampir sebulan.

Identifikasi diperkuat lewat kesaksian Fira, anak keduanya yang masih duduk di kelas 2 SMP. Ia mengenali pakaian dan sarung yang dikenakan sang ayah saat terakhir terlihat meninggalkan rumah.

Profil Gunung Ciremai di Jawa Barat

Gunung Ciremai memiliki ketinggian 3.078 mdpl, gunung ini menjadi salah satu simbol kebanggaan para pendaki dan sering disebut sebagai atap Jawa Barat. 

Gunung ini berada di perbatasan Kabupaten Kuningan dan Majalengka yang dikenal dengan empat jalur pendakian utamanya, antara lain Linggarjati, Apuy, Palutungan, dan Linggasana.

Kawah Ciremai yang lebar, tebing curam, dan hamparan awan di puncak selalu jadi magnet bagi pendaki. Tapi di balik keindahannya, gunung ini juga dikenal angker dan berbahaya. 

Cuaca ekstrem bisa berubah dalam hitungan menit, suhu bisa turun hingga di bawah 5°C, dan medan curam membuat banyak pendaki kewalahan, terutama yang naik tanpa persiapan matang.

Petugas BTNGC mengingatkan bahwa kawasan puncak, termasuk area sekitar kawah tempat ditemukannya jenazah Urip, bukan lokasi aman untuk berlama-lama. Aktivitas di area tersebut memerlukan izin dan pendampingan resmi dari petugas taman nasional.

akademi slot gacor

Updated: December 8, 2025 — 3:35 am

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *